KRAKSAAN.nukraksaan.or.id — Suasana Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Probolinggo berlangsung penuh khidmat sekaligus meriah. Bertempat di Alun-alun Kraksaan pada Kamis (22/10/2026), momen bersejarah ini ditandai dengan penyerahan piala dan uang pembinaan kepada para pemenang Lomba Video Profil Pondok Pesantren yang digelar oleh Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI PCNU) Kraksaan.
Ajang bergengsi yang berlangsung sejak 25 September hingga 20 Oktober 2026 ini diikuti oleh berbagai pondok pesantren di wilayah Kraksaan dan sekitarnya. Lomba ini menjadi wadah kreativitas sekaligus sarana mendokumentasikan serta mempublikasikan potensi, budaya, dan nilai-nilai keislaman yang hidup di lingkungan pesantren modern maupun tradisional.
Penyerahan piala dan hadiah diserahkan secara langsung oleh Kepala Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, Dr. Samsur, S.Ag., M.Pd.I, yang hadir mewakili Bupati Probolinggo, dr. H. Mohammad Haris, M.Kes.
Setelah melalui proses penjurian yang ketat selama hampir satu bulan, RMI PCNU Kraksaan mengumumkan tiga pondok pesantren terbaik yang berhasil menyajikan karya video profil paling inspiratif, sinematik, dan mendalam:

JUARA 1: Pondok Pesantren BADRIDUJA
JUARA 2: Pondok Pesantren NURUL YAQIN
JUARA 3: Pondok Pesantren MA’HAD NURUL HASYIMI
Para pemenang berhak membawa pulang piala penghargaan, piagam, serta uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan karya kreatif para santri.
Ketua RMI PCNU Kraksaan, Gus Moh. Hilmi Thalib, M.Pd, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas antusiasme seluruh pesantren peserta lomba. Ia menegaskan bahwa lomba ini diadakan bukan sekadar untuk mencari pemenang, melainkan sebagai momentum penguatan kapasitas digital santri.
“Selamat kepada para juara, khususnya Pondok Pesantren Badriduja, Nurul Yaqin, dan Ma’had Nurul Hasyimi. Karya-karya kalian adalah bukti bahwa pesantren siap menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan jati dirinya,” tutur Gus Hilmi.
“Di era informasi yang begitu cepat ini, media visual adalah salah satu ‘senjata’ dakwah paling efektif. Kami di RMI PCNU Kraksaan berkomitmen untuk terus mendorong santri-santri agar makin kreatif, inovatif, dan percaya diri menampilkan wajah pesantren yang sejuk, berprestasi, dan berkontribusi nyata bagi bangsa,” tambahnya.
Seluruh rangkaian Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2026 dan penganugerahan pemenang lomba di Alun-alun Kraksaan ini ditutup dengan pemanjatan doa yang penuh khusyuk oleh KH. Hassan Ahsan Malik, M.Pd.
Dalam doanya, Kiai Hassan memohon keberkahan untuk seluruh pesantren, kemajuan bagi para santri, serta kedamaian dan kesejahteraan bagi Kabupaten Probolinggo dan NKRI.
Gema doa bersama ini menjadi penutup yang anggun dan menyentuh hati, memancarkan semangat keberkahan HSN 2026 sekaligus mengukuhkan komitmen para santri untuk terus bertransformasi, berdaya, dan menyebarkan kebaikan bagi agama dan bangsa.


