KRAKSAAN. nukraksaan.or.id– Lembaga Takmir Masjid (LTM) PCNU Kraksaan menggelar kegiatan pembinaan koordinator LTM dan bendahara masjid se-PCNU Kraksaan pada Selasa (20/10/2026), bertempat di Aula Universitas Islam Zainul Hasan (UNZAH) Kraksaan. Kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi antarpengurus serta meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan masjid yang tertib, transparan, dan sesuai dengan ketentuan syariat Islam.

Ketua LTM PCNU Kraksaan, Ustadz Abdullah, M.Pd., dalam sambutannya menekankan pentingnya kerja sama antara koordinator LTM se-PCNU Kraksaan dan bendahara masjid. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam menyukseskan program-program LTM PCNU Kraksaan.

Ia menyampaikan tiga agenda utama yang menjadi fokus kerja sama tersebut. Pertama, melaksanakan kegiatan pembinaan bagi koordinator LTM dan bendahara masjid. Kedua, membantu proses pentasharufan bantuan bagi marbot masjid. Ketiga, menyukseskan kegiatan Subuh Berkah yang dilaksanakan setiap Sabtu Manis.

Melalui tiga agenda tersebut, Ustadz Abdullah berharap koordinasi dan komunikasi antarpengurus semakin kuat sehingga program-program LTM dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masjid, marbot, serta masyarakat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Gambar nukraksaan

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Rektor UNZAH, KH. Moh. Hasan Naufal, S.Hi., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menyampaikan terima kasih kepada pengurus LTM PCNU Kraksaan atas terselenggaranya kegiatan pembinaan tersebut.

Ia juga mengapresiasi sinergi yang terbangun antara LTM PCNU Kraksaan dan UNZAH. Kegiatan ini menjadi langkah awal kerja sama kedua pihak dalam mendukung peningkatan kapasitas pengurus masjid, khususnya dalam aspek pengelolaan dan tata kelola keuangan masjid.

Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh dua narasumber yang kompeten di bidangnya.

Materi pertama disampaikan oleh Dr. Popy Rohman, M.Pd., Wakil Rektor UNZAH, dengan tema “Manajemen Keuangan Masjid”. Materi ini mengangkat pentingnya pengelolaan keuangan masjid secara tertib, transparan, dan akuntabel. Pengelolaan yang baik diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan jamaah serta memastikan dana masjid digunakan secara tepat untuk mendukung kegiatan ibadah dan kemaslahatan umat.

Materi kedua disampaikan oleh Gus Muhammad Syakur Dewa dari LBMNU, dengan tema “Pentasharufan Dana Kas Masjid Menurut Hukum Islam”. Dalam materi ini, pembahasan difokuskan pada pemahaman ketentuan hukum Islam dalam penggunaan dan penyaluran dana kas masjid agar pelaksanaannya memperhatikan prinsip-prinsip syariat serta amanah yang melekat pada dana yang dikelola.

Melalui pembinaan ini, LTM PCNU Kraksaan berharap para koordinator LTM dan bendahara masjid memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pengelolaan keuangan serta pentasharufan dana kas masjid. Selain itu, kegiatan ini diharapkan menjadi sarana memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam menjalankan program-program kemasjidan di lingkungan PCNU Kraksaan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar LTM PCNU Kraksaan untuk mendorong terwujudnya tata kelola masjid yang profesional, amanah, dan berlandaskan nilai-nilai Islam, serta memperkuat peran masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan pelayanan sosial bagi masyarakat.