PAITON. nukraksaan.or.id – Semangat melawan bullying dan kekerasan seksual terus digaungkan Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kraksaan melalui kegiatan Road Show to Pesantren yang kali ini menyasar kalangan mahasiswa Universitas Nurul Jadid (UNUJA), Minggu (18/10/2026).

Mengusung tema “1000 Santri Berdedikasi, Tanpa Takut, Tanpa Bullying”, kegiatan ini dikemas dalam bentuk Kuliah Singkat Bersama Fatayat dengan materi sosialisasi stop bullying dan kekerasan seksual. Sebanyak 50 mahasiswa mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias dan semangat.

Penyampaian materi berlangsung interaktif dan jauh dari kesan monoton. Melalui role play, diskusi kelompok, ice breaking, hingga tepuk anti-bullying, para mahasiswa diajak memahami berbagai bentuk perundungan dan kekerasan seksual, sekaligus membangun keberanian untuk bersikap dan mengambil tindakan yang tepat.

Menariknya, durasi kegiatan yang hanya satu jam justru terasa begitu singkat bagi para peserta. Antusiasme mahasiswa selama mengikuti rangkaian kegiatan menunjukkan bahwa isu bullying dan kekerasan seksual menjadi topik penting yang perlu terus dibicarakan dan disosialisasikan di lingkungan pendidikan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Gambar nukraksaan

Kegiatan ini didampingi oleh jajaran pengurus PC Fatayat NU Kraksaan yang hadir sebagai pemateri dan fasilitator, yakni Sahabat Siti Mahmudah, Mistria Harmonis, Etik Mahmudatul Himma, Citra Kasih Manikam, Novi Wahyuningtyas, Faiqotul Munawwaroh, dan Evi Noviana.

Melalui sosialisasi ini, PC Fatayat NU Kraksaan berharap mahasiswa tidak hanya memahami bahaya bullying dan kekerasan seksual, tetapi juga memiliki komitmen untuk tidak melakukan tindakan tersebut, berani melaporkan setiap bentuk perundungan maupun kekerasan seksual, serta menjadi pelopor kedisiplinan dan agen perubahan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan bermartabat.

Road show ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026 yang diselenggarakan PC Fatayat NU Kraksaan. Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen Fatayat dalam memperkuat edukasi, membangun kesadaran kolektif, serta menanamkan keberanian untuk melawan segala bentuk kekerasan di lingkungan pendidikan.

Bagi Fatayat, menciptakan lingkungan tanpa bullying bukan sekadar slogan, melainkan tanggung jawab bersama. Sebab, setiap santri dan mahasiswa berhak belajar dengan aman, tumbuh tanpa rasa takut, dan berani bersuara demi melindungi sesama.