KRAKSAAN.nukraksaan.or.id – Nuansa kebersamaan dan kekhasan tradisi pesantren menyelimuti Kraksaan ketika ribuan santri memadati area pelaksanaan Jalan Sehat Bersarung. Kegiatan yang diinisiasi oleh Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PCNU Kraksaan bekerjasama dengan Pondok Pesantren Raudlatul Jannah Klaseman ini berlangsung meriah, tertib, dan penuh semangat kekeluargaan.
Uniknya, para peserta, baik santri maupun masyarakat umum, tampil anggun dan bersahaja dengan mengenakan sarung, simbol identitas dan kebudayaan santri Nusantara yang tak pernah pudar oleh zaman.
Acara megah ini dibuka secara resmi oleh pimpinan daerah dan tokoh agama setempat. Kehadiran Bupati Probolinggo, Wakil Bupati Probolinggo, serta Pengasuh PP. Raudlatul Jannah, Habib Ali Zainal Abidin bin Toha Ba’aqil, menjadi gambaran nyata kuatnya sinergi antara umara (pemerintah) dan ulama di Kabupaten Probolinggo.
Pelepasan ribuan peserta ditandai dengan pengibaran bendera start oleh pimpinan daerah bersama Pengasuh Pondok Pesantren, diiringi gema selawat yang membakar semangat para santri.

Dalam sambutannya, Bupati Probolinggo menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada RMI PCNU Kraksaan dan PP. Raudlatul Jannah Klaseman atas terselenggaranya kegiatan yang mengombinasikan nilai kesehatan, kebersamaan, dan kelestarian budaya pesantren ini.
Pengasuh PP. Raudlatul Jannah, Habib Ali Zainal Abidin bin Toha Ba’aqil, turut mengungkapkan rasa syukur atas antusiasme yang luar biasa dari para santri dan masyarakat. Berjalan bersama dengan bersarung mencerminkan kerendahan hati, kemandirian, dan keteguhan santri dalam mengarungi zaman.
Kegiatan ini tidak hanya menyehatkan jasmani, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wathaniyah. Sepanjang rute perjalanan, keceriaan tampak jelas di wajah para santri yang melangkah pasti membawa pesan perdamaian, keharmonisan, dan semangat kebangsaan.


