Kraksaan. nukraksaan.or.id – Lembaga Aswaja NU Centre (Asnuter) PCNU Kraksaan menggelar rapat kerja sekaligus sosialisasi organisasi pada Ahad, 27 September 2026. Kegiatan tersebut bertempat di lantai II Kantor PCNU Kraksaan.

Kegiatan dihadiri Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kraksaan, Moh. Amin, S.H.I., Ketua Lembaga Asnuter PCNU Kraksaan Gus H. Idris Mubarok, S.Pd., serta segenap pengurus Asnuter PCNU Kraksaan dan perwakilan MWCNU.

Rapat kerja ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran Asnuter dalam melakukan pembinaan dan penguatan pemahaman Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah di tengah masyarakat, khususnya melalui struktur organisasi NU di tingkat kecamatan.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kraksaan, Moh. Amin, menegaskan pentingnya keberadaan Aswaja NU Centre sebagai lembaga yang memiliki peran strategis dalam menjaga dan mengembangkan pemahaman Aswaja An-Nahdliyah.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Gambar nukraksaan

“Aswaja Centre harus menjadi leading sektor penjaga faham Aswaja An-Nahdliyah,” ujar Moh. Amin.

Menurutnya, penguatan pemahaman keaswajaan perlu dilakukan secara sistematis, berkelanjutan, dan menyentuh berbagai lapisan warga NU. Karena itu, diperlukan sinergi antara Asnuter, PCNU, MWCNU, lembaga pendidikan serta berbagai badan dan lembaga di lingkungan Nahdlatul Ulama.

Dalam rapat tersebut, sejumlah hasil dan rencana kerja strategis berhasil dirumuskan.

Pertama, Aswaja NU Centre PCNU Kraksaan akan menyusun modul Keaswajaan/Ke-NU-an dasar yang nantinya menjadi bahan ajar baku dalam kegiatan pembelajaran dan kaderisasi keaswajaan.

Kedua, Asnuter mempersiapkan pelaksanaan diklat guru Aswaja dengan melibatkan unsur pengurus NU dan LP Ma’arif NU. Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas para pendidik dalam menyampaikan materi Aswaja An-Nahdliyah secara sistematis kepada peserta didik.

Ketiga, MWCNU diinstruksikan untuk melanjutkan kegiatan keaswajaan secara rutin setiap bulan, dengan mendapatkan pendampingan dari Aswaja NU Centre PCNU Kraksaan.

Ketua Lembaga Asnuter PCNU Kraksaan, Gus H. Idris Mubarok, S.Pd., bersama jajaran pengurus menyambut baik hasil rapat tersebut. Menurutnya, sinergi antara Asnuter PCNU dan MWCNU menjadi bagian penting dalam memperluas gerakan edukasi keaswajaan hingga ke tingkat akar rumput.

Melalui rapat kerja dan sosialisasi organisasi ini, Asnuter PCNU Kraksaan diharapkan semakin mampu menjalankan fungsi edukasi, kaderisasi, dan penguatan pemahaman Aswaja An-Nahdliyah secara terarah dan berkelanjutan di lingkungan Nahdlatul Ulama PCNU Kraksaan.