Krejengan. nukraksaan.or.id– Wujud kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh LAZISNU MWCNU Krejengan melalui kolaborasi bersama BAZNAS Kabupaten Probolinggo. Pada Rabu malam (29/7/2026), kedua lembaga tersebut menyerahkan bantuan berupa kaki palsu kepada Bapak Pardi, warga Dusun Kuripan, Desa Jatiurip Kecamatan Krejengan, yang mengalami amputasi akibat kecelakaan kerja.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung di kediaman Bapak Pardi sebagai bentuk perhatian dan dukungan agar beliau dapat kembali beraktivitas serta menjalani kehidupan dengan lebih baik.

Ketua LAZISNU MWCNU Krejengan, Ustadz Moh. Zainul Hovi, M.Pd., menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata sinergi antara LAZISNU dan BAZNAS dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial dapat menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Kami berharap bantuan kaki palsu ini dapat memberikan semangat baru kepada Bapak Pardi untuk kembali menjalani aktivitas sehari-hari. Semoga sinergi antara LAZISNU MWCNU Krejengan dan BAZNAS Kabupaten Probolinggo terus terjalin sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Gambar nukraksaan

Sementara itu, perwakilan BAZNAS Kabupaten Probolinggo, Bapak Eko Susanto, S.E., menyampaikan bahwa BAZNAS berkomitmen untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kami mengapresiasi kolaborasi bersama LAZISNU MWCNU Krejengan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban Bapak Pardi sekaligus menjadi penyemangat untuk bangkit dan menjalani kehidupan dengan lebih mandiri. Kolaborasi seperti ini akan terus kami dorong agar manfaat zakat, infak, dan sedekah semakin dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, LAZISNU MWCNU Krejengan dan BAZNAS Kabupaten Probolinggo berharap dapat terus memperkuat sinergi dalam menghadirkan program-program kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat serta menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mewujudkan kepedulian sosial yang berkelanjutan.