Pakuniran, nukraksaan.or.id – Keterbatasan ekonomi tidak seharusnya menjadi penghalang bagi masyarakat untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Semangat tersebut mendorong LAZISNU PCNU Kraksaan menghadirkan program Safari Maulid Nabi di Rumah Dhuafa.

Program ini merupakan salah satu bentuk kepedulian LAZISNU PCNU Kraksaan untuk membahagiakan kaum dhuafa yang memiliki keinginan mengadakan kegiatan Maulid Nabi, tetapi selama ini terkendala kondisi ekonomi.

Kegiatan perdana Safari Maulid Nabi di Rumah Dhuafa dilaksanakan pada Sabtu (5/9/2026) di kediaman Ibu Musih, Dusun Bayur 2 RT 19 RW 06, Desa Pakuniran, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo.

Ketua LAZISNU PCNU Kraksaan KH M Basith Badzali yang akrab disapa Gus Bebe mengatakan program tersebut lahir dari kepedulian agar masyarakat dhuafa tetap dapat merasakan kebahagiaan dalam memperingati Maulid Nabi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Gambar nukraksaan

“Kami ingin masyarakat dhuafa juga merasakan kebahagiaan dalam memperingati Maulid Nabi. Jangan sampai keterbatasan ekonomi membuat mereka tidak bisa mengadakan kegiatan yang mereka inginkan,” ujar Gus Bebe.

Ia menegaskan, Safari Maulid Nabi di Rumah Dhuafa bukan sekadar kegiatan pemberian bantuan, tetapi menjadi upaya menghadirkan NU secara langsung di tengah masyarakat sekaligus memperkuat kepedulian sosial.

“Safari ini bukan sekadar membawa bantuan, tetapi membawa kebahagiaan. Kami ingin hadir bersama mereka, bershalawat bersama, dan menunjukkan bahwa warga dhuafa juga bagian penting dari keluarga besar NU,” katanya.

Kegiatan perdana tersebut dihadiri Ketua PCNU Kraksaan KH Hafidzul Hakim Noer, Ketua LAZISNU PCNU Kraksaan KH M Basith Badzali, Pengurus MWCNU Pakuniran, Camat Pakuniran bersama Forkopimcam, serta Kepala Desa Pakuniran.

Turut hadir PAC GP Ansor Pakuniran, PAC Muslimat NU, PAC Fatayat NU, serta pengurus Ranting NU se-Kecamatan Pakuniran. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dalam menghidupkan kegiatan keagamaan dan kepedulian sosial.

Menurut Gus Bebe, program ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan perdana. Ke depan, Safari Maulid Nabi di Rumah Dhuafa diharapkan dapat menjadi gerakan yang semakin luas dengan melibatkan struktur NU hingga tingkat ranting.

“Ke depan kami berharap Safari Maulid Nabi di Rumah Dhuafa ini tidak hanya dilaksanakan di tingkat MWCNU, tetapi bisa berkembang sampai ke tingkat ranting NU,” tutur Gus Bebe.

Dengan keterlibatan ranting, ia berharap semakin banyak keluarga dhuafa yang dapat teridentifikasi dan mendapatkan kesempatan untuk merasakan kebahagiaan memperingati Maulid Nabi bersama keluarga besar NU.

“Kami ingin program ini menjadi gerakan bersama. Semoga dari satu rumah dluafa ini nantinya lahir banyak rumah dhuafa lainnya yang bisa kita datangi, kita bahagiakan, dan kita ajak bersama-sama bersholawat memperingati Maulid Nabi,” pungkas Gus Bebe.