Kraksaan — Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU PCNU Kraksaan menggelar kegiatan silaturrahmi dan audiensi bersama Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo pada Senin (27/4/2026) di Aula Tengger, Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Probolinggo. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan Nahdlatul Ulama untuk mendorong peningkatan mutu pendidikan berbasis nilai Ahlussunnah wal Jamaah.
Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Probolinggo dr. Muhammad Haris, M.Kes., Rois Syuriah KH. Abd. Wasik Hannan, Ketua PCNU Kraksaan KH. Chafidzul Hakim Noor, Sekretaris PCNU Kraksaan Dr. A. Fawaid, M.Th.I., Wakil Katib sekaligus Penasehat LP Ma’arif NU PCNU Kraksaan Gus Habiburrahman, serta perwakilan LP Ma’arif NU tingkat MWCNU, kepala sekolah/madrasah, guru, dan tenaga kependidikan di lingkungan LP Ma’arif NU PCNU Kraksaan.
Dalam agenda utama, Ketua LP Ma’arif NU PCNU Kraksaan, Dr. Chusnul Muali, M.Pd., memaparkan laporan progres kerja lembaga. Ia menegaskan bahwa LP Ma’arif NU terus melakukan penguatan tata kelola pendidikan, peningkatan kualitas pembelajaran, serta pengembangan sumber daya manusia sebagai bagian dari transformasi menuju lembaga pendidikan unggul dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.
Ketua PCNU Kraksaan, KH. Chafidzul Hakim Noor, dalam sambutannya menekankan pentingnya integrasi tata kelola kelembagaan. Menurutnya, sinergi antarunit pendidikan harus diarahkan pada pencapaian standar mutu yang terukur tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman khas Nahdlatul Ulama. “Penguatan sistem tata kelola menjadi kunci dalam menciptakan sekolah unggul yang tetap berakar pada nilai Ahlussunnah wal Jamaah,” ujarnya.

Bupati Probolinggo dr. Muhammad Haris, M.Kes., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kontribusi LP Ma’arif NU dalam pembangunan sektor pendidikan daerah. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Probolinggo akan terus menjalin kolaborasi dengan LP Ma’arif NU dan dinas terkait guna memperkuat ekosistem pendidikan yang berkualitas. “Sinergi ini penting untuk mewujudkan pendidikan NU yang unggul sebagai bagian dari visi Probolinggo SAE (Sejahtera, Amanah-Religius, dan Eksis Berdaya Saing),” tegasnya.
Sementara itu, Rois Syuriah KH. Abd. Wasik Hannan menegaskan bahwa orientasi pendidikan tidak hanya pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter. Ia mendorong seluruh lembaga pendidikan di bawah LP Ma’arif NU untuk melahirkan generasi yang berakhlakul karimah, mandiri, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang semakin dinamis.
Kegiatan silaturrahmi dan audiensi ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan LP Ma’arif NU PCNU Kraksaan. Dengan sinergi yang solid, diharapkan terwujud sistem pendidikan yang berkualitas, berkarakter, serta mampu menjawab tantangan global.


