Krejengan. nukraksaan.or.id-Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kraksaan periode 2025-2030 melaksanakan rapat harian ke 3 yang bertempat di Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Jatiurip Krejengan, Kabupaten Probolinggo. Rapat ini dipimpin oleh Rais syuriah KH. Abdul Wasik Hannan, moderator dipimpin oleh Katib Syuriah PCNU Kraksaan, Nun Hassan Ahsan Malik yang akrab disapa Nun Alex, sedangkan notulis rapat oleh wakil katib yaitu Gus Habiburrahman dengan agenda utama berupa evaluasi rapat sebelumnya serta penguatan program kerja Tanfidziyah PCNU Kraksaan. Sabtu, 06/06/2026 lalu.

Dalam forum tersebut, Syuriah PCNU Kraksaan menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran strategis organisasi dalam membimbing dan mendampingi umat. Hasil rapat menyepakati adanya strategi dan mekanisme baru yang akan diterapkan dalam upaya pembinaan kehidupan beragama dan bermasyarakat. Langkah ini akan melibatkan Syuriah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) serta menjalin kolaborasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Probolinggo.

Selain itu, Syuriah PCNU Kraksaan memberikan arahan kepada Tanfidziyah PCNU Kraksaan agar mempersiapkan secara matang pelaksanaan sejumlah kegiatan penting dalam waktu dekat. Kegiatan tersebut meliputi Lailatul Ijtima’, program kaderisasi, serta agenda pengembalian marwah pesantren, di samping kegiatan lain yang relevan dengan penguatan peran NU di tengah masyarakat.

Rapat harian ini menjadi bagian dari konsolidasi internal organisasi, sekaligus mempertegas arah kebijakan Syuriah PCNU Kraksaan dalam mendukung kerja-kerja Tanfidziyah, sehingga diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi umat dan masyarakat Kabupaten Probolinggo.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Gambar nukraksaan

Pada rapat harian tersebut dihadiri oleh 22 orang, terdiri dari 10 orang Rais dan wakil Rais, 7 Orang katib dan wakil katib, 2 orang A’wan, 2 orang ketua dan sekretaris Tanfidziyah, dan 1 orang ketua satgas PCNU Kraksaan.