Besuk. nukraksaan.or.id-Menyambut Hari Santri Nasional (HSN) 2026, LP Ma’arif NU PCNU Kraksaan mematangkan persiapan pelaksanaan Jambore Santri Ma’arif. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar pada Sabtu (5/9/2026), di Kantor MWCNU Besuk.
Rapat melibatkan 14 Koordinator Kecamatan se-Cabang Kraksaan. Kegiatan tersebut dihadiri Rois Syuriah MWCNU Besuk, H. Abu Bakar, Ketua LP Ma’arif NU PCNU Kraksaan, Dr. Chusnul Muali, Sekretaris LP Ma’arif NU PCNU Kraksaan, H. Khalid Musthafa, M.Pd., Wakil Ketua H. Nurul Jadid, M.Pd., serta pengurus harian Kholilullah, M.Pd. dan Husaniwah, S.Pd.
Turut hadir Ketua Sako Pandu Ma’arif NU Kraksaan, Kusnandar, yang bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan Jambore Santri Ma’arif. Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung pada 23–25 Oktober 2026 di Pesantren Dewari Sanjana Banyuanyar.
Ketua LP Ma’arif NU PCNU Kraksaan, Dr. Chusnul Muali, menegaskan bahwa Jambore Santri tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial dalam menyambut HSN, tetapi diarahkan sebagai ruang pembentukan karakter, penguatan kemandirian, kepemimpinan, kedisiplinan, serta kecintaan generasi muda terhadap tradisi dan nilai-nilai ke-NU-an.

Sementara itu, keterlibatan 14 Koordinator Kecamatan diharapkan mampu memperkuat konsolidasi dan memastikan pelaksanaan Jambore Santri berjalan secara terorganisasi hingga tingkat satuan pendidikan. Sinergi antara LP Ma’arif NU PCNU Kraksaan dan Sako Pandu Ma’arif NU menjadi salah satu kunci untuk menghadirkan kegiatan yang edukatif, inspiratif, dan berdampak.


