Tiris. nukraksaan.or.id-Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU PCNU Kraksaan kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang dilaksanakan pada Sabtu (1/8/2026) di Aula Pondok Pesantren Darul Hasan, Tiris Barat.
Kegiatan ini menghadirkan Dr. Zamroni, dan Dr. Siti Munawaroh sebagai narasumber yang menyampaikan materi mengenai implementasi Kurikulum Berbasis Cinta sebagai pendekatan pembelajaran yang menumbuhkan kasih sayang, penghargaan terhadap keberagaman, serta pembentukan karakter peserta didik yang berakhlakul karimah.
Bimtek dihadiri oleh Pengasuh Pondok Pesantren Darul Hasan, KH. Zainul Muttaqin, Pengawas Pendidikan Madrasah, Imam Ghozali, M.Pd. dan Umu Salma, M.Pd., Ketua LP Ma’arif NU PCNU Kraksaan, Dr. Chusnul Muali, yang didampingi Sekretaris LP Ma’arif NU PCNU Kraksaan, H. Kholid Musthafa, M.Pd. Hadir pula Koordinator Kecamatan Tiris Barat, Agus Bambang B., S.Pd.I., bersama 27 kepala madrasah dan guru di lingkungan Tiris Barat.
Dalam sambutannya, Dr. Chusnul Muali menegaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta bukan sekadar pendekatan pembelajaran, melainkan sebuah gerakan membangun budaya pendidikan yang humanis dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.

“Melalui Bimtek ini, kami berharap para kepala madrasah dan guru mampu mengimplementasikan nilai-nilai cinta dalam proses pembelajaran sehingga madrasah menjadi ruang yang nyaman, inklusif, dan mampu melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, serta memiliki kepedulian sosial,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. Zamroni menjelaskan bahwa keberhasilan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta sangat ditentukan oleh keteladanan pendidik. Menurutnya, guru memiliki peran strategis dalam menghadirkan suasana belajar yang menghargai setiap potensi peserta didik dan membangun hubungan yang harmonis antara guru, siswa, serta orang tua.


