MARON. nukraksaan.or.id-MI NU Sunan Ampel 1 Wonorejo, Kecamatan Maron, menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahunan sebagai langkah strategis evaluasi pelaksanaan program selama satu tahun terakhir sekaligus menyusun dan memproyeksikan program kerja untuk tahun pelajaran berikutnya.
Kegiatan dihadiri oleh Pengurus Cabang LP Ma’arif NU PCNU Kraksaan, yaitu Kholid Mustofa, M. Pd., selaku Sekretaris dan Indra Irawanto, M.Kom selaku Ketua Bidang Infokom dan Kerja Sama.
Narasumber memberikan pengarahan terkait penguatan tata kelola madrasah serta sosialisasi Ma’rifat (Ma’arif Integrated Facility), sebuah platform digital yang dirancang untuk mendukung transformasi layanan dan manajemen pendidikan di lingkungan LP Ma’arif NU.

Kholid Mustofa, M. Pd. menyampaikan transformasi digital menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari dalam pengelolaan lembaga pendidikan. Madrasah perlu terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi guna meningkatkan kualitas layanan kepada peserta didik, orang tua, dan masyarakat.
Sementara itu, Indra Irawanto, M.Kom menjelaskan platform Ma’rifat menghadirkan empat fitur utama yang saling terintegrasi, yaitu SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru), SPMI (Sistem Penjaminan Mutu Internal), Absensi Digital, dan Proses Pembelajaran. Kehadiran platform ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas, efisiensi, serta akuntabilitas pengelolaan madrasah berbasis digital.
Rapat kerja mendapat dukungan dan perhatian Ketua LP Ma’arif NU PCNU Kraksaan, Dr. H. Chusnul Muali, M.Pd., yang hadir secara online, dan mengapresiasi komitmen MI NU Sunan Ampel 1 Wonorejo dalam melakukan evaluasi dan perencanaan program secara berkelanjutan.
“Madrasah yang maju adalah madrasah yang mampu melakukan refleksi terhadap program yang telah berjalan, kemudian menyusun langkah-langkah strategis untuk menghadapi tantangan masa depan. Perencanaan yang baik akan menjadi fondasi bagi peningkatan mutu pendidikan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan rapat kerja ini, MI NU Sunan Ampel 1 Wonorejo diharapkan semakin siap menghadapi tantangan pendidikan yang terus berkembang, sekaligus mampu mewujudkan layanan pendidikan yang unggul, berkualitas, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Rapat kerja ditutup dengan penyusunan rekomendasi program prioritas yang akan menjadi pedoman pelaksanaan kegiatan madrasah selama satu tahun ke depan demi terwujudnya visi dan misi lembaga yang lebih baik.


