Kraksaan.nukraksaan.or.id-LP Ma’arif NU PCNU Kraksaan terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas pendidikan di lingkungan lembaga pendidikan Nahdlatul Ulama. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pelaksanaan Ujian Asesmen Madrasah Nahdlatul Ulama (UAMNU) di Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo.
Kegiatan monitoring dilaksanakan selama tiga hari, yakni pada 18, 19, dan 21 Mei 2026, dengan sasaran 14 dari 31 sekolah dan madrasah di wilayah Kecamatan Banyuanyar. Monitoring dilakukan untuk memastikan pelaksanaan UAMNU berjalan tertib, sesuai prosedur, serta memenuhi standar mutu asesmen yang telah ditetapkan oleh LP Ma’arif NU.
Tim monitoring LP Ma’arif NU PCNU Kraksaan dipimpin langsung oleh Ketua Dr. Chusnul Muali, M.Pd. bersama Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Kelembagaan Dr. H. Ahmad Zamroni, S.S., M.Pd., Wakil Ketua Bidang Sumberdaya Manusia, Nurul Jadid, M.Pd., serta Bidang Kelembagaan, Dr. Hosnan, M.Pd.. Kehadiran tim turut didampingi Koordinator Kecamatan Banyuanyar Rahmat Hidayatullah, M. Pd..
Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pemantauan langsung terhadap proses asesmen, kesiapan administrasi, kondisi ruang ujian, hingga koordinasi teknis yang dilakukan masing-masing lembaga. Monitoring juga menjadi ruang evaluasi dan pembinaan untuk meningkatkan kualitas tata kelola pendidikan di lingkungan sekolah dan madrasah Ma’arif NU.

Koordinator Kecamatan Banyuanyar, Rahmat Hidayatullah, M. Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran tim monitoring LP Ma’arif NU PCNU Kraksaan di wilayah Banyuanyar. “Kami menyambut baik dan mengucapkan terima kasih atas kehadiran tim LP Ma’arif NU PCNU Kraksaan yang telah melakukan monitoring secara langsung ke lembaga-lembaga di Kecamatan Banyuanyar. Kehadiran ini menjadi motivasi bagi sekolah dan madrasah untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan UAMNU dan pelayanan pendidikan secara umum,” ujarnya.
Monitoring yang dilakukan bukan sekadar pengawasan, melainkan bentuk pendampingan dan penguatan kelembagaan bagi sekolah-sekolah Ma’arif NU. “Kami merasa kegiatan ini sangat positif karena selain memberikan evaluasi, tim juga memberikan arahan dan solusi terhadap berbagai kendala yang dihadapi lembaga. Ini menjadi bentuk perhatian nyata dalam membangun pendidikan Ma’arif yang lebih maju dan berkualitas,” tambahnya.
Sementara itu, Dr. H. Ahmad Zamroni, S.S., M.Pd. menegaskan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi merupakan bagian dari upaya berkelanjutan LP Ma’arif NU dalam membangun budaya mutu pendidikan. Menurutnya, UAMNU bukan hanya agenda evaluasi akademik semata, tetapi juga sarana untuk memperkuat tata kelola pendidikan yang profesional, disiplin, dan berorientasi pada peningkatan kualitas peserta didik.


