BESUK. nukraksaan.or.id-Ranting Fatayat NU Bago menunjukkan kiprahnya dalam pemberdayaan masyarakat dengan mengikuti Presentasi 14 Besar Nominasi Desa Sahabat PW Fatayat NU Jawa Timur, Senin (5/10/2026).
Presentasi berlangsung di Kantor Desa Bago, Kecamatan Besuk, mulai pukul 10.00 hingga 11.00 WIB secara daring melalui Zoom Meeting bersama Dewan Juri PW Fatayat NU Jawa Timur. Kegiatan tersebut turut dihadiri berbagai mitra dan stakeholder yang selama ini mendukung perjalanan program Ranting Fatayat NU Bago.
Hadir secara langsung Kepala Desa Bago, perwakilan UMKM Desa Bago, Kepala KUA Besuk, Kepala PPT Puskesmas Bago, Ketua Posbankum Desa Bago, Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kraksaan, Ketua MWC NU Besuk, Ketua Ranting NU Bago, Syuriah Ranting Bago, PC Fatayat NU Kraksaan, PAC Fatayat NU Besuk, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Rangkaian presentasi diawali dengan penampilan profil Ranting Fatayat NU Bago. Selanjutnya, Ketua Ranting Fatayat NU Bago, Saifatul Mujahidah, memaparkan berbagai program yang telah dilaksanakan berdasarkan enam pilar Desa Sahabat.

Pemaparan tidak hanya berisi narasi program, tetapi juga diperkuat dengan bukti dan dokumentasi berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan. Hal tersebut menjadi gambaran nyata mengenai implementasi program Desa Sahabat sekaligus kiprah Fatayat NU Bago dalam mendorong pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.
Usai pemaparan, Dewan Juri PW Fatayat NU Jawa Timur melakukan penggalian informasi secara kualitatif melalui sesi tanya jawab. Pertanyaan yang diajukan mencakup pelaksanaan program, keterlibatan berbagai pihak, hingga keberlanjutan program Desa Sahabat.
Kepala Desa Bago juga turut mendapatkan pertanyaan dari Dewan Juri, khususnya terkait bentuk kerja sama antara Pemerintah Desa Bago dengan Ranting Fatayat NU Bago serta rencana pengembangan program ke depan.
Presentasi kemudian ditutup dengan klarifikasi dari PC Fatayat NU Kraksaan selaku pendamping Desa Bago. Tahapan tersebut menjadi bagian akhir dari proses penggalian informasi sebelum kegiatan dinyatakan selesai.
Ketua MWC NU Besuk, Abd Bari, S.H., M.Si., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan. Menurutnya, keberhasilan program Desa Sahabat tidak dapat dilepaskan dari sinergi berbagai elemen, karena setiap pihak memiliki kontribusi penting dalam pelaksanaannya.
Sementara itu, Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kraksaan, Moh Amin Husaini, M.SI, mengingatkan bahwa menang atau kalah dalam sebuah kompetisi merupakan bagian dari proses. Ia menekankan bahwa kemenangan sepatutnya dipandang sebagai bonus, sementara pengalaman, proses, dan pembelajaran selama mengikuti kompetisi merupakan modal penting untuk pengembangan program ke depan.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Kepala KUA Besuk, Mahput Saifudin, S.Ag., kemudian dilanjutkan dengan foto bersama seluruh pihak yang hadir.
Keikutsertaan Ranting Fatayat NU Bago dalam 14 Besar Nominasi Desa Sahabat bukan sekadar bagian dari proses penilaian. Momentum ini sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi antara Fatayat NU, Pemerintah Desa, UMKM, lembaga terkait, dan masyarakat dalam membangun program pemberdayaan yang berkelanjutan di Desa Bago.
Menang adalah bonus, tetapi tumbuh bersama, bersinergi, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat adalah kemenangan yang sesungguhnya.


