Kraksaan-Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur melaksanakan agenda turun ke bawah atau turba ke Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kraksaan, PCNU Kota Probolinggo dan PCNU Kabupaten Probolinggo di Pondok Pesantren Nurul Qodim, SAKA 9 Kalikajar Kulon Paiton Probolinggo, Rabu (10/12/2025) pagi.

Turba PWNU Jatim tersebut dihadiri jajaran Pengurus Harian Syuriyah,Tanfidziyah, lembaga dan Banom PCNU Kraksaan, Kabupaten Probolinggo dan Kota Probolinggo, selain itu juga dihadiri oleh Rais Syuriyah dan ketua Tanfidziyah MWCNU se PCNU Kraksaan.

Ketua PCNU Kraksaan, KH. Chafidzul Hakiem Noer dalam sambutanya mengucapkan terimakasih atas kehadiran PWNU Jawa Timur dan tamu undangan di Pondok Pesantren Nurul Qodim.

Selain itu, Gus Hafidz melaporkan bahwa kepengurusan PCNU Kraksaan sudah lengkap, mulai dari jajaran Syuriyah, Tanfidziyah dan lembaga.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Gambar nukraksaan

“ Alhamdulillah, semua program telah disiapkan. InsyaAllah pelantikan akan dilaksanakan pada hari ahad, 14 Desember 2025” terangnya.

Sementara itu, Ketua PWNU Jatim, KH Abdul Hakim Mahfudz, menekankan bahwa NU itu mempunyai panduan,panduan itu dituangkan di dalam qonun asasi,

“bahkan ada mukaddimah qonun asasi itu yang tertinggi, dan kita saat ini jangan sampai meninggalkan ruhnya NU yaitu qonun asasi,” jelasnya.

Pengasuh Pesantren Tebuireng Jombang mengingatkan kepada segenap pengurus, bahwa NU itu sebagai wadah, NU sebagai kendaraan yang dulu didirikan oleh muassis harus dijaga bersama-sama.

”Soal siapa supirnya, kondekturnya siapa itu silakan, tapi kendaraan yang kita cintai ini harus kita jaga bersama-sama agar memberikan manfaat,” ujarnya.

Gus Kikin berharap kedepan kita meningkatkan ukhuwah sebagaimana perintah Allah, sebagaimana leluhur kita mencari ridho Allah.

“semoga kita bisa melanjutkan warisan leluhur, memberikan manfaat kepada generasi penerus,” pungkasnya. (dra)