Krejengan – Menyongsong momentum suci Nuzulul Quran 1447 Hijriah, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffadz Nahdlatul Ulama (JQHNU) Kecamatan Krejengan mulai merapatkan barisan dengan melakukan rapat koordinasi strategis bertempat di kediaman Ustadzah Hj. Mardiyah, Krejengan, guna memastikan kesiapan rangkaian acara besar di bulan Ramadhan mendatang. Pada Selasa (17/02/2026).
Rapat dihadiri oleh jajaran pimpinan inti, mulai dari Rais Majelis Ilmi, Katib, Ketua dan Wakil Ketua PAC JQHNU, serta jajaran pengurus harian lainnya. Kehadiran para tokoh ini mempertegas komitmen PAC Krejengan dalam mengawal syiar Al-Qur’an di wilayah Kabupaten Probolinggo.
Pertemuan dibuka dengan penuh khidmat melalui pembacaan Surah Al-Fatihah yang dipimpin oleh K. Abd Wahab. Dalam sesi utama, Ketua PAC JQHNU Krejengan memaparkan detail rencana kegiatan Nuzulul Quran dan Lailatul Qiro’ah yang dijadwalkan berlangsung di Masjid Agung Ar-Raudlah Kraksaan pada Sabtu malam Ahad, 7 Maret 2026 (17 Ramadhan 1447 H) hingga Ahad malam Senin, 8 Maret 2026.
“Agenda ini merupakan program besar dari PC JQHNU Kota Kraksaan. Kami sangat berharap seluruh pengurus PAC bisa bekerja sama secara solid untuk mensukseskan acara ini,” tegas Ketua PAC dalam arahannya.

Tahun ini, PAC JQHNU Krejengan membawa terobosan baru dengan fokus pada kegiatan berbasis ranting. Salah satu program unggulannya adalah Khotmil Quran Serentak di seluruh ranting se-Kecamatan Krejengan. Menariknya, program ini akan dijalankan dengan berkolaborasi bersama Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) setempat.
Ustadzah Hj. Mardiyah selaku tuan rumah memberikan catatan penting agar aspek visual dan identitas organisasi tetap terjaga. Beliau mengusulkan agar panitia menyediakan banner khusus untuk setiap ranting yang melaksanakan Khotmil Quran. Hal ini bertujuan agar syiar dakwah Al-Qur’an lebih terasa gaungnya di tengah masyarakat dan terdokumentasi secara profesional.
Kegiatan rapat koordinasi ini kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Wakil Ketua PAC JQHNU Krejengan, Ustadz Muhammad Sulhan, dengan harapan seluruh rencana mendapatkan kelancaran dan ridho dari Allah SWT.


