Kraksaan, – Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Shodaqoh Nahdlatul Ulama (Lazisnu) PCNU Kraksaan tancap gas di awal tahun 2026 dengan menggelar rapat koordinasi dan konsolidasi bersama Lazisnu se-PCNU Kraksaan. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor PCNU Kraksaan, Jalan KH. Abdurrahman Wahid, Kraksaan, pada Selasa (6/1/2026).
Rakor dan konsolidasi tersebut dihadiri Wakil Rais Syuriah PCNU Kraksaan, KH. Moh. Hafidz Bisyri, serta jajaran pengurus harian PCNU Kraksaan. Seluruh Lazisnu MWCNU se-PCNU Kraksaan tercatat hadir lengkap, yakni 14 MWCNU, sebagai wujud komitmen bersama dalam menguatkan khidmah Lazisnu.
Ketua Lazisnu PCNU Kraksaan, Gus M. Basith Badzali, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal penguatan kelembagaan Lazisnu dari tingkat cabang hingga ranting. Ia mengawali kegiatan dengan sesi ta’aruf, memperkenalkan Lazisnu sebagai lembaga resmi NU di bidang pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, sekaligus memaparkan manfaat serta tantangan Lazisnu ke depan.
“Lazisnu tidak bisa berjalan sendiri. Kekuatan Lazisnu ada pada jaringan, dari PCNU, MWCNU, hingga ranting. Karena itu, konsolidasi ini penting agar gerakan kita satu arah dan satu semangat,” tegas Gus Bebe sapaan akrabnya.

Dalam pemaparannya, Gus Bebe menyampaikan lima fokus program Lazisnu PCNU Kraksaan ke depan. Pertama, penguatan jaringan Lazisnu hingga tingkat Ranting NU. Kedua, memaksimalkan Gerakan Koin NU sebagai gerakan infak warga Nahdliyyin. Ketiga, optimalisasi pengelolaan zakat mal dan zakat fitrah melalui Lazisnu. Keempat, pembentukan tiga koordinator wilayah (korwil) di tingkat MWCNU guna memudahkan koordinasi. Kelima, pelaksanaan Madrasah Amil bagi pengurus Lazisnu MWCNU sebelum bulan Ramadlan.
“Kita ingin pengelolaan zakat, infak, dan shodaqoh benar-benar terpusat di Lazisnu, tertib secara syariat, rapi secara administrasi, dan terasa manfaatnya oleh umat,” lanjutnya.
Dalam sesi dialog, Ketua Lazisnu MWCNU Maron dan Ketua Lazisnu MWCNU Kotaanyar menyampaikan harapan agar Lazisnu PCNU Kraksaan dapat menjadwalkan kunjungan langsung ke masing-masing MWCNU. Menurut mereka, kehadiran langsung pengurus Lazisnu PCNU sangat dibutuhkan untuk menyapa dan menguatkan pengurus Lazisnu di tingkat Ranting NU.
Menanggapi hal tersebut, Gus Bebe menyambut positif aspirasi yang disampaikan.
“Insyaallah kami siap hadir ke MWCNU. Justru dengan turun langsung ke bawah, kita bisa mendengar, belajar, sekaligus menguatkan Lazisnu sampai ke akar rumput,” pungkasnya.


