Kraksaan, – Lembaga Pengembangan Sumber Daya Manusia (LAKPESDAM) PCNU Kraksaan menghadiri undangan peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) yang digelar di Kantor Bupati Kabupaten Probolinggo, Senin (15/12/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Probolinggo serta berbagai unsur masyarakat, mulai dari organisasi pengusaha, wartawan, pemuda, hingga organisasi keagamaan. Acara ini bertujuan untuk mensosialisasikan capaian Pemkab Probolinggo dalam penguatan integritas anti-korupsi sekaligus membangun budaya anti-korupsi di lingkungan pemerintah dan masyarakat luas.
Inspektur Pemkab Probolinggo, Imron Rosyadi, S.P., M.M., dalam sambutannya menyampaikan harapan agar upaya ini dapat mendorong peningkatan kinerja pemerintah yang bersih dan berintegritas.
“Semoga upaya ini meningkatkan kinerja pemerintah yang anti-korupsi,” ujarnya.
Bupati Kabupaten Probolinggo, dr. Muhammad Haris, turut mengapresiasi meningkatnya skor Indeks Integritas Daerah yang kini mencapai 73,31. Ia menegaskan pentingnya menjadikan semangat anti-korupsi sebagai life style dalam tata kelola pemerintahan.
“Ini harus terus ditingkatkan dengan kinerja-kinerja berintegritas untuk merealisasikan kualitas pembangunan di Kabupaten Probolinggo yang SAE,” papar Gus Haris.

Sebagai informasi, di bawah kepemimpinan Gus Haris, Pemkab Probolinggo berhasil meraih penghargaan Anti-Korupsi pada Puncak Apresiasi Pariwara Anti Korupsi & ACFFEST 2025 yang diselenggarakan di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta, Jumat (28/11/2025).
Ketua LAKPESDAM NU Kraksaan, Muhammad Yazid, menegaskan komitmen lembaganya dalam mencetak kader-kader NU yang tidak hanya kuat dalam ideologi Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) dan mumpuni dalam manajerial organisasi, tetapi juga memiliki integritas tinggi.
“Kader NU berintegritas sangat penting dalam membangun profesionalisme organisasi. Nilai ini harus ditanamkan dalam kaderisasi formal, informal, dan nonformal,” tegasnya.
Hal senada disampaikan Sekretaris LAKPESDAM NU Kraksaan, M. Abdul Fatah. Ia menambahkan bahwa kader yang profesional dan berintegritas akan melahirkan organisasi yang sehat, maju, dan berkeadaban.
“Hanya dengan profesionalisme dan integritas, organisasi ini bisa maju dan berkembang dengan baik,” pungkasnya.
Dalam kegiatan tersebut, LAKPESDAM NU Kraksaan mendelegasikan M. Abdul Fatah selaku Sekretaris, Mohammad Syaiful Suib dari Bidang Kajian Strategis, serta Muhammad Mukhlis Anshori dari Bidang Advokasi Kebijakan Publik


