Krucil- nukraksaan.or.id- Pernikahan di usia muda mungkin sempat menjadi tren, namun mempersiapkan masa depan yang matang tentu jauh lebih utama. Komitmen inilah yang mendorong PAC IPNU IPPNU Krucil bersama Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Krucil untuk menggelar aksi nyata.
Pada Sabtu (23/05/2026) pukul 10.00 WIB, mereka sukses meluncurkan gerakan “GEBER” (Gerak Bersama) Pencegahan Pernikahan Dini. Acara yang berlangsung edukatif ini bertempat di Pondok Pesantren Zainul Hasan 2, Desa Tambelang, dan dihadiri oleh para pengurus IPNU-IPPNU, pihak KUA, serta diikuti dengan antusias oleh para santri setempat.
Dalam sambutannya, Rekan Taufan WAKA III JSP PAC IPNU Kecamatan Krucil menyampaikan bahwa edukasi mengenai dampak pernikahan dini harus ditanamkan sejak bangku sekolah. Hal ini penting agar para remaja tidak mengambil keputusan terburu-buru yang justru bisa menghambat cita-cita mereka.
“Pernikahan dini memiliki efek negatif terhadap masa depan pelajar-pelajar di Kecamatan Krucil, sehingga hal ini perlu ditanamkan sejak dini,” tegasnya
Nasihat penuh motivasi juga datang dari Ibu Sumarlik, S.Pd., S.H., M.Pd., selaku penyuluh KUA Kecamatan Krucil. Beliau mengajak para santri untuk membuka cakrawala berpikir bahwa sukses tidak hanya diukur dari seberapa cepat seseorang menikah setelah lulus sekolah.
Menurut Ibu Sumarlik, masa muda adalah momen emas untuk melakukan upgrade diri.
” Perjalanan seorang pelajar tidak hanya berakhir saat lulus kemudian menikah. Tidak, melainkan dapat mematangkan diri lagi dengan berbagai keahlian serta mental yang kuat. Sehingga pada akhirnya dapat menjadi insan yang berkualitas dan siap untuk membina bahtera rumah tangga dikemudian hari.” ujarnya
Melalui gerakan GEBER ini, KUA dan IPNU IPPNU Krucil berharap para santri Pondok Pesantren Zainul Hasan 2 dapat menjadi pelopor generasi muda yang visioner.
Acara berjalan dengan lancar dan penuh kehangatan. Pesan utamanya sangat jelas: mari fokus belajar, raih prestasi, dan persiapkan diri menjadi pribadi yang berkualitas sebelum membangun keluarga di masa depan.



