KRAKSAAN – Ribuan jamaah dari dalam dan luar Kabupaten Probolinggo memadati Stadion Gelora Merdeka Kraksaan dalam kegiatan Gelora Malam Tahun Baru, LDNU Kraksaan Bermunajat Bersama Majelis Ta’lim dan Sholawat Syubbanul Muslimin, Rabu (31/12/2025) malam.
Kegiatan religius tersebut dihadiri oleh Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris didampingi Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Fahmi AHZ, Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo Mohammad Anggidigdo, Pabung 0820 Probolinggo Mayor Kav. Edy Surnoto, Kepala Cabang Jasa Raharja Probolinggo Syarif Muhammad Syafiq serta perwakilan Pengadilan Negeri Kraksaan.
Hadir pula Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto bersama para asisten dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.
Kedatangan Bupati Haris bersama Wabup Fahmi dan Forkopimda disambut hangat oleh Rais Syuriyah PCNU Kota Kraksaan KH. Abdul Wasik Hannan, Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Kraksaan KH. Hafidzul Hakim Noer serta para alim ulama Kabupaten Probolinggo.

Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris mengajak masyarakat mengisi malam pergantian tahun dengan doa, dzikir dan sholawat sebagai sarana introspeksi diri dan menumbuhkan harapan menuju masa depan yang lebih baik.
“Alhamdulillah, ini sesuatu yang sangat istimewa. Malam tahun baru kita rayakan dengan doa, dzikir dan sholawat bersama-sama. Ini baru pertama kali saya merasakan tahun baru yang begitu bermakna,” ujarnya.
Bupati Haris juga menyampaikan rasa syukur atas kondisi Kabupaten Probolinggo yang aman dan kondusif sepanjang tahun 2025. Selama tahun 2025, Kabupaten Probolinggo berhasil meraih 29 penghargaan di tingkat nasional maupun internasional.
“Ini bukan kerja Bupati atau Wakil Bupati semata, tetapi kerja seluruh masyarakat Kabupaten Probolinggo, mulai dari para kiai, habaib, ulama, masyarakat hingga stakeholder birokrasi. Rakyatnya yang luar biasa,” tegasnya.
Lebih lanjut Bupati Haris menyebut Kabupaten Probolinggo sebagai daerah yang kaya akan majelis sholawat dan kuatnya sinergi antara ulama dan masyarakat dalam menjaga nilai-nilai keislaman serta kebersamaan.
“Kabupaten Probolinggo ini surganya majelis sholawat. Ulamanya luar biasa, masyarakatnya luar biasa dan semuanya ikut membangun daerah ini bersama-sama,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Haris juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam bermedia sosial dengan mengedepankan pikiran positif dan tidak mudah menyebarkan fitnah atau ujaran negatif yang dapat merusak persatuan. “Mari kita bangun aura positif dan nuansa optimis. Hati-hati dengan unggahan dan komentar di media sosial. Sekali fitnah tersebar, tidak bisa ditarik kembali,” pesannya.
Menatap tahun 2026, Bupati Haris optimistis Kabupaten Probolinggo akan terus bergerak maju meskipun menghadapi berbagai tantangan. “Semoga kebersamaan dan doa seluruh elemen masyarakat menjadi kekuatan dalam mewujudkan Kabupaten Probolinggo yang lebih baik. Tahun boleh berganti, harapan tidak boleh mati. Insya Allah tahun 2026 menjadi tahun terbaik bagi kita semua,” pungkasnya.


