Kraksaan, Probolinggo – Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PC IPPNU) Kraksaan akan menyelenggarakan Konferensi Cabang (Konfercab) IPNU Ke-XXIV dan IPPNU Ke-XXIII pada 26 April 2026 bertempat di Pondok Pesantren Islamiyah Syafi’iyah, Sumberanyar, Kecamatan Paiton. Kegiatan ini mengusung tema “Purposeful Devotion: Empowering NU Students.”

Konfercab merupakan forum permusyawaratan tertinggi organisasi di tingkat cabang yang diselenggarakan secara periodik sebagai ruang evaluasi kepemimpinan, laporan pertanggungjawaban kepengurusan, penyusunan rekomendasi organisasi, serta pemilihan kepemimpinan baru untuk masa khidmat berikutnya.

Forum ini juga menjadi momentum penting untuk merumuskan arah strategis gerakan pelajar Nahdlatul Ulama di wilayah Kraksaan agar tetap relevan dengan dinamika zaman serta kebutuhan kaderisasi organisasi.

Kegiatan ini akan diikuti oleh delegasi dari seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC), Pimpinan Komisariat, serta Pimpinan Ranting IPNU dan IPPNU se-Cabang Kraksaan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Gambar nukraksaan

Selain menjadi forum pengambilan keputusan organisasi, Konfercab juga diharapkan menjadi ruang konsolidasi ide, gagasan, serta penguatan komitmen kader dalam mengembangkan gerakan pelajar Nahdlatul Ulama yang progresif, inklusif, dan berdaya saing.

Dalam momen Press Conference yang digelar sebagai bagian dari rangkaian pra-kegiatan Konfercab pada tanggal 08 Maret2026 M/ 18 Ramadhan 1447 H, Ketua PC IPNU Kraksaan, Wahyu Alfandi menegaskan bahwa Konfercab bukan hanya sekadar agenda suksesi kepemimpinan, tetapi lebih jauh sebagai momentum merumuskan gagasan besar bagi masa depan organisasi.

Ia menyampaikan, “Konfercab yang akan datang tidak hanya berfokus pada pemilihan nahkoda berikutnya, melainkan fokus pada gagasan besar IPNU IPPNU Kraksaan dalam menciptakan ritme organisasi yang mampu mencetak generasi terpelajar, agar Nahdlatul Ulama dan bangsa Indonesia memperoleh suplai kader unggulan dari organisasi besar ini.”

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa IPNU sebagai organisasi pelajar memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak generasi muda Nahdlatul Ulama yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral, kapasitas kepemimpinan, serta semangat pengabdian kepada agama, bangsa, dan masyarakat.

Senada dengan hal tersebut, Ketua PC IPPNU Kraksaan, Komariah Banowati dalam sambutannya menekankan bahwa IPPNU memiliki posisi strategis sebagai ruang pembinaan dan pemberdayaan pelajar putri Nahdlatul Ulama. Menurutnya, IPPNU bukan sekadar organisasi struktural, melainkan ruang proses bagi lahirnya perempuan-perempuan muda yang berdaya, visioner, dan memiliki semangat pengabdian.

“Organisasi IPPNU bukan sekadar organisasi tentang arah gerak pelajar-pelajar putri di wilayah Cabang Kraksaan. IPPNU adalah wadah untuk bertumbuh, berproses, ruang bagi pelajar putri untuk mengambil langkah strategis bagi masa depan Nahdlatul Ulama.

Kita bukan hanya memikirkan tentang keberlanjutan kepemimpinan dan struktural di IPPNU, tetapi juga tentang pengabdian yang mendalam di ikatan ini. Semoga ikatan yang ada pada hari ini akan menjadi jembatan untuk masa depan yang gemilang.” Ujar Banowati dalam sambutannya

Tema “Purposeful Devotion: Empowering NU Students” diangkat sebagai refleksi bahwa setiap proses kaderisasi dan gerakan organisasi harus dilandasi oleh kesadaran pengabdian yang terarah serta tujuan yang jelas. Melalui tema ini, IPNU dan IPPNU Kraksaan ingin menegaskan pentingnya membangun generasi pelajar Nahdlatul Ulama yang tidak hanya aktif secara organisatoris, tetapi juga memiliki visi kontribusi nyata bagi kemajuan umat, bangsa, dan peradaban.

Selain menjadi ruang regenerasi kepemimpinan, Konfercab ini juga diharapkan menghasilkan berbagai rekomendasi strategis yang berkaitan dengan penguatan kaderisasi, pengembangan kapasitas pelajar, penguatan literasi, serta peningkatan peran IPNU dan IPPNU dalam menjawab tantangan zaman di era transformasi digital dan perubahan sosial yang semakin cepat.

Melalui Konfercab IPNU Ke-XXIV dan IPPNU Ke-XXIII ini, diharapkan akan lahir kepemimpinan baru yang mampu membawa semangat pembaruan, memperkuat konsolidasi organisasi, serta melanjutkan estafet perjuangan IPNU dan IPPNU Kraksaan sebagai organisasi pelajar Nahdlatul Ulama yang terus melahirkan kader-kader unggul, berintegritas, dan berkomitmen terhadap nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah.