Kraksaan, Kamis (5/2/2026) — Lembaga Takmir Masjid (LTM) PCNU Kraksaan menggelar koordinasi bersama MWCNU se-Kota Kraksaan dalam rangka pembinaan shalat tarawih Ramadan. Kegiatan ini berlangsung di Universitas Zainul Hasan (Unzah) Genggong dan diikuti sekitar 150 peserta yang terdiri dari pengurus LTM, perwakilan MWCNU, serta para calon imam salat tarawih musholla dan masjid.
Ketua LTM PCNU Kraksaan Ustaz Abdullah Al-Farisi, M. Pd dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar menyamakan visi dan misi dalam pelaksanaan shalat tarawih di tengah masyarakat. Ia juga menegaskan pentingnya peningkatan kualitas imam agar pelaksanaan ibadah berjalan sesuai tuntunan Ahlussunnah wal Jamaah.
Sementara itu, Ketua PCNU Kraksaan, di wakili Ustaz Misnaji, S.Sos, dalam sambutannya mengapresiasi terselenggaranya koordinasi antara LTM PCNU dan MWCNU bersama para calon imam tarawih. Menurutnya, kegiatan ini sangat penting guna menyamakan persepsi, visi, dan misi dalam pelaksanaan salat tarawih di bulan suci Ramadan.

“Ini bagian dari tanggung jawab jam’iyah dalam membimbing umat, agar ibadah Ramadan berjalan dengan baik, tertib, dan sesuai tuntunan,” ujarnya.
Dan ditutup dengan pembacaan do’a oleh KH. Abdul Wasyik Hannan selaku Ro’is Syuriah PCNU Kraksaan.
Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pembinaan. Materi pertama disampaikan oleh Dr. H. Imam Buchori, M.Pd.I, Direktur Pascasarjana UNZAH, yang membahas tentang spiritualitas imam dan etika dalam memimpin jamaah. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya keteladanan, kekhusyukan, serta adab seorang imam sebagai panutan makmum.
Materi kedua disampaikan oleh KH Muhammad Syakur Dewa, Wakil Khatib PCNU Kraksaan, mengenai pembinaan imam masjid. Ia memberikan arahan teknis seputar bacaan salat, tartil Al-Qur’an, serta pemahaman fikih salat tarawih agar para imam mampu menjalankan tugasnya dengan baik dan benar.
Dilanjutkan pembinaan Bacaan Al-Qur’an yang disampaikan oleh Ustaz Nur Amin, M.Pd Ketua PPIQ UNZAH .
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Melalui koordinasi dan pembinaan ini, diharapkan pelaksanaan salat tarawih di wilayah Kraksaan semakin tertib, khusyuk, dan membawa keberkahan bagi masyarakat.


