Dringu: Dalam rangka memperingati 1 Abad Nahdlatul Ulama sekaligus Haflah Imtihan Yayasan Sosial Pendidikan Darussalam, Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LK-NU) Kraksaan menggelar kegiatan khitanan massal pada Ahad, 08 Februari 2026, bertempat di Desa Ngepoh, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo.
Kegiatan sosial ini melibatkan tim medis profesional yang terdiri dari 18 perawat ahli, 8 dokter umum, serta 1 dokter spesialis bedah. Seluruh pelaksanaan khitan berada di bawah supervisi konsultan Rumah Khitan, dr. H. Syahrudi, Sp.B, FINACS.
dr. Syahrudi menjelaskan bahwa awalnya kegiatan ini menargetkan 50 anak sebagai peserta khitan. Namun di lapangan, tim medis mampu menangani hingga 52 anak, termasuk dua anak yang mendaftar langsung di lokasi kegiatan.
“Target awal 50 anak, namun karena kesiapan tim dan antusiasme masyarakat, kami bisa melayani 52 anak. Ini menunjukkan kolaborasi tim berjalan sangat baik,” ujarnya.

Ketua LK-NU Kraksaan, H. Sugianto, S.Kep., Ns., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program kerja LK-NU dalam bidang layanan kesehatan kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk kolaborasi dengan lembaga-lembaga pendidikan Islam serta dukungan terhadap program kesehatan pemerintah daerah.
“Kegiatan ini bukan sekadar bakti sosial, tetapi bagian dari komitmen LK-NU dalam menghadirkan layanan kesehatan langsung kepada masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi dengan lembaga pendidikan Islam dan mendukung program kesehatan daerah,” jelasnya.
Khitanan massal ini disambut antusias oleh warga Desa Ngepoh dan sekitarnya. Selain mendapatkan layanan medis gratis, para peserta juga memperoleh perhatian penuh dari tim kesehatan sehingga proses khitan berjalan tertib, aman, dan nyaman.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata peran aktif LK-NU Kraksaan dalam mendukung kesehatan masyarakat melalui aksi nyata di lapangan, sejalan dengan semangat pengabdian dalam momentum 1 Abad NU.


