Kraksaan—Wakil Bupati Probolinggo, Lora Fahmi AHZ, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Probolinggo dalam mendukung peran strategis Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) sebagai mitra pemerintah dalam penguatan sumber daya manusia dan pembangunan karakter masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Wabup Lora Fahmi saat menghadiri pelantikan Pimpinan Cabang ISNU Kabupaten Probolinggo masa khidmat 2025–2029 yang digelar di Auditorium Madakaripura, Kantor Bupati Probolinggo pada Kamis (18/12/2025). Menurutnya, pelantikan pengurus ISNU tidak boleh dimaknai sebatas agenda seremonial organisasi semata.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan momentum penting untuk memperkuat peran sarjana NU dalam membangun karakter masyarakat, khususnya generasi muda, di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks,” tegas Lora Fahmi AHZ.

Wabup Lora Fahmi menilai, di era disrupsi informasi dan perubahan sosial yang begitu cepat, kehadiran kaum intelektual NU sangat dibutuhkan untuk menjadi penyeimbang antara kemajuan pembangunan dan penguatan nilai-nilai moral, etika, serta keislaman yang moderat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Gambar nukraksaan

Ia juga menyoroti karakter khas Kabupaten Probolinggo yang memiliki basis pesantren dan tradisi ke-NU-an yang kuat. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi modal sosial besar yang harus dikelola dengan kolaborasi antara pemerintah daerah dan kalangan sarjana NU agar pembangunan tidak kehilangan arah nilai.

Lebih lanjut, Lora Fahmi AHZ menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Probolinggo membuka pintu selebar-lebarnya bagi ISNU untuk menjalin sinergi dan kerja sama lintas sektor. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan program-program strategis, khususnya di bidang pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan karakter generasi muda.

“Pemkab Probolinggo sangat terbuka untuk bersinergi dengan ISNU. Mari bersama-sama membangun daerah ini demi kemajuan Probolinggo dan kemaslahatan umat,” pungkasnya.

Pernyataan Wabup Lora Fahmi tersebut menegaskan posisi ISNU sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan, sekaligus memperkuat peran sarjana NU sebagai agen perubahan yang berakar pada nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.