Kraksaan, nukraksaan.or.id – Komitmen dalam menebar kebaikan kembali ditunjukkan oleh Pabrik Beras Surya Kencana melalui penyaluran shodaqoh jariah berupa beras kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan tersebut digelar pada Ahad (15/3/2026) di Desa Asembakor, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, dengan melibatkan Ranting NU Asembakor sebagai mitra penyaluran.

Sebanyak 150 paket beras masing-masing seberat 5 kilogram disalurkan kepada dhuafa, lansia, dan guru ngaji. Selain itu, 10 paket tambahan juga diberikan secara khusus kepada anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap generasi yang membutuhkan dukungan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari jalinan kerja sama yang telah berlangsung selama kurang lebih empat tahun antara Pabrik Beras Surya Kencana dengan Ranting NU Asembakor. Hubungan yang dilandasi kepercayaan ini terus terjaga dengan baik, sehingga program sosial tersebut dapat berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.

Pabrik Beras Surya Kencana yang berlokasi di Dusun Krajan, Desa Asembakor, merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi beras. Di balik itu, terdapat nilai kemanusiaan yang kuat, di mana pemilik pabrik yang merupakan non-Muslim tetap memiliki keyakinan akan keberkahan dari shodaqoh yang diberikan kepada masyarakat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Gambar nukraksaan

Pemilik pabrik, Sung Sung, hadir langsung dalam kegiatan tersebut didampingi oleh Joni selaku petugas keamanan. Dari pihak Ranting NU Asembakor, penyaluran ini melibatkan Saiful Anwar, Abdul Wafi, Sholihin, dan Edi Amin yang turut aktif memastikan bantuan tersalurkan dengan tepat sasaran.

Saiful Anwar, Pengurus Ranting NU Asembakor, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar distribusi bantuan, tetapi juga simbol kuatnya nilai kemanusiaan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

“Kami merasa bangga sekaligus bersyukur bisa menjadi perantara dalam penyaluran shodaqoh ini. Amanah yang diberikan oleh Pabrik Surya Kencana kami jaga sebaik mungkin agar benar-benar sampai kepada yang berhak menerima,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, “Kerja sama ini bukan hanya tentang bantuan materi, tetapi tentang membangun rasa peduli dan empati. Bahkan, dari sosok pemilik pabrik yang non-Muslim, kita belajar bahwa kebaikan tidak mengenal batas. Ini adalah teladan nyata bahwa nilai kemanusiaan bisa menyatukan siapa saja.”

Lebih lanjut, Saiful berharap kegiatan semacam ini terus berlanjut dan semakin luas manfaatnya. “Kami berharap program ini terus istiqamah dan bisa menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Semoga apa yang diberikan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir,” pungkasnya.