Kraksaan – Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sodaqoh Nahdlatul Ulama (LAZISNU) PCNU Kraksaan menggandeng LAZISNU Kabupaten Malang menggelar kegiatan Ngopi, Ngobrol Filantropi dan Rapat Kerja yang bertempat di Wisma Dosen Universitas Nurul Jadid, Paiton, Kabupaten Probolinggo, Kamis (25/12/2025).
Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus forum berbagi pengalaman antar pengelola filantropi NU dalam rangka penguatan tata kelola, program, serta peningkatan kepercayaan warga Nahdliyyin terhadap gerakan zakat, infaq, dan sodaqoh.
Acara diawali dengan sesi ngobrol filantropi yang menghadirkan Ketua LAZISNU Kabupaten Malang, Imam Masruri, dan Sekretaris LAZISNU Kabupaten Malang, Ahmad Syaiful K, sebagai pembicara. Keduanya memaparkan success story pengelolaan LAZISNU Kabupaten Malang yang dinilai berhasil dan progresif.
Dalam paparannya, LAZISNU Kabupaten Malang menyampaikan bahwa sejak tahun 2022 hingga 2025 mengalami peningkatan yang sangat pesat, baik dari sisi penghimpunan dana maupun penguatan program. Berbagai program yang dijalankan terbukti memberikan manfaat nyata bagi kaum Nahdliyyin serta mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap gerakan Koin LAZISNU Kabupaten Malang.

Ketua LAZISNU PCNU Kraksaan, KH Basith Badali yang akrab disapa Gus Bebe, menyampaikan apresiasi atas paparan dan pengalaman yang dibagikan oleh LAZISNU Kabupaten Malang. Menurutnya, kisah sukses tersebut menjadi referensi penting bagi penguatan LAZISNU Kraksaan ke depan.
“Apa yang disampaikan LAZISNU Kabupaten Malang ini menjadi inspirasi sekaligus cermin bagi kami di Kraksaan. Bahwa jika dikelola dengan serius, amanah, dan konsisten, gerakan Koin NU bukan hanya menguatkan lembaga, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga Nahdliyyin,” ujar Gus Bebe.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang diskusi, melainkan bagian dari ikhtiar membangun sistem filantropi NU yang profesional, transparan, dan berkelanjutan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PCNU Kraksaan KH Chafidul Hakim Noer atau Gus Hafidz, Wakil Rois Syuriah PCNU Kraksaan K. Moh. Hafidz Bisyri, serta Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kraksaan Ustadz Hasan Zainuri. Hadir pula Gus Nasrullah, mentor Koin NU, yang memberikan arahan strategis terkait penguatan basis gerakan Koin NU sebagai pilar kemandirian jam’iyah.
Usai sesi ngobrol filantropi, kegiatan dilanjutkan dengan agenda internal LAZISNU PCNU Kraksaan berupa rapat kerja (raker). Raker ini difokuskan pada pembahasan dan penyusunan program kerja kepengurusan untuk lima tahun ke depan.
Melalui kegiatan ini, LAZISNU PCNU Kraksaan berharap dapat merumuskan program-program yang lebih terarah, berdampak, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat sinergi antar LAZISNU lintas daerah demi kemajuan filantropi Nahdlatul Ulama.


