Maron -Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Maron bersama seluruh lembaga dan badan otonomnya menggelar Safari Halal Bihalal dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kegiatan ini berlangsung khidmat pada Jum’at (27/03/2026), di kediaman KH. Nur Muhammad Pengasuh pondok pesantren Raudlatul Hasan Desa Maron Kulon Kecamatan Maron.

Berlangsung sejak pukul 09.00 WIB dengan tawassul dan shalawat Nabi yang menciptakan suasana religius.
Ketua MWCNU Maron, Mascung Asy’ari menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud syiar Islam sekaligus momentum mempererat tali persaudaraan antar pengurus NU.

“Halal bihalal bukan sekadar tradisi, tetapi menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, saling memaafkan, serta memperkuat kebersamaan dan rasa kekeluargaan di antara warga NU,” tuturnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Gambar nukraksaan

Melalui acara ini, Mascung Asy’ari juga mengajak untuk menjadikan momen Syawal sebagai ajang untuk saling membuka hati, memperbaiki hubungan, dan memperkuat ukhuwah, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam lingkungan.

Sementara itu dalam mauidhah hasanah disampaikan KH. Mabsuthotan Mi’ad, yang merupakan pengasuh Pondok Pesantren Lubbul Labib Kedungsari Maron.

Kiai Mamad sapaan akrabnya menyampaikan bahwa Halalbihalal ini merupakan peninggalan dari pendiri NU yaitu KH. Wahab Hasbullah.
“Kalau kita punya salah atau dosa kepada Allah kita istighfar, namun ketika punya salah kepada manusia,maka kita harus minta maaf, nah dalam kesempatan halalbihalal ini kita saling memaafkan,” pintanya.

Acara Halal bihalal berlangsung hingga pukul 21.30 WIB, yang ditutup dengan doa bersama, bermaaf-maafan dan bersalam-salaman.

Sekadar diketahui, kegiatan safari ini dilaksanakan selama bulan Syawal 1447 H yang tempatnya bergantian di beberapa pesantren yang ada di kecamatan Maron.