PAITON – Lembaga Takmir Masjid Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (LTM PCNU) Kraksaan resmi memulai langkah perdananya melalui aksi sosial yang nyata. Pada Sabtu, 10 Januari 2026, tim LTM PCNU menyambangi Masjid Sayyidina Hamzah di Desa Randumerak, Kecamatan Paiton, Probolinggo, untuk melaksanakan program bersih-bersih masjid.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini bukan sekadar kerja bakti biasa. Dengan mengerahkan tim inti sebanyak 15 personel, aksi ini dilakukan secara mendetail untuk memastikan setiap sudut masjid bersih dari kotoran dan debu.
Fokus pada Detail dan Kebersihan Fasilitas
Tim LTM PCNU Kraksaan membagi tugas dengan sangat rapi untuk menyisir setiap area masjid:
• Alat Salat Bebas Debu: Karpet dan alat salat dibersihkan secara intensif menggunakan vacuum cleaner untuk memastikan jamaah terhindar dari debu saat bersujud.
• Area Suci yang Higienis: Tempat wudhu, kamar mandi, dan toilet tak luput dari sikat dan pembersih hingga kembali mengkilap.
• Udara yang Lebih Segar: Pembersihan dilakukan hingga ke bagian atas, termasuk membersihkan kipas angin yang sering menjadi tumpukan debu.
Bukan Sekadar Bersih, Tapi Memberi Kenyamanan
Ketua LTM PCNU Kraksaan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian langsung kepada umat.
“Tujuan utama kami adalah memberikan kenyamanan maksimal bagi para jamaah. Jika masjidnya bersih, harum, dan nyaman, insyaAllah ibadah akan menjadi lebih khusyuk,” ungkap salah satu koordinator lapangan di lokasi.

Aksi perdana ini mendapat sambutan hangat dari takmir Masjid Sayyidina Hamzah dan warga sekitar. Kehadiran LTM PCNU Kraksaan diharapkan menjadi pemicu semangat bagi masjid-masjid lain di wilayah Kraksaan untuk terus menjaga standar kebersihan lingkungan tempat ibadah.
Program bersih-bersih ini direncanakan akan menjadi agenda rutin yang menyasar
berbagai masjid di bawah naungan PCNU Kraksaan, sebagai bagian dari misi memakmurkan masjid baik secara fisik maupun ruhani. (*)


