Kraksaan, — Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) PCNU Kraksaan kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat terdampak bencana. Bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Probolinggo, LAZISNU menyalurkan bantuan sembako kepada warga korban longsor di Desa Sumberduren, Kecamatan Krucil, Ahad (21/12/2025).
Sebanyak 23 paket sembako diserahkan kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat longsor. Bantuan tersebut menjadi ikhtiar awal untuk meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi situasi darurat pascabencana.
Ketua LAZISNU PCNU Kraksaan KH Basith Badzal yang akrab disapa Gus Bebe hadir langsung dalam kegiatan penyaluran bantuan bersama jajaran pengurus LAZISNU dan BAZNAS Kabupaten Probolinggo. Kegiatan tersebut turut didampingi Ketua MWC NU Kecamatan Krucil Ustaz H. Dahri, tokoh masyarakat Kyai Sugianto, serta perangkat Desa Sumberduren.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Bebe menegaskan pentingnya kehadiran NU di tengah-tengah masyarakat, terutama saat warga sedang tertimpa musibah. Menurutnya, gerakan kemanusiaan merupakan bagian dari khidmah NU yang tidak boleh terputus.

“NU harus hadir di tengah masyarakat, terlebih saat warga tertimpa musibah. Bantuan ini adalah bentuk kepedulian dan solidaritas kita kepada saudara-saudara yang sedang diuji,” ujar Gus Bebe.
Berdasarkan data di lapangan, longsor menyebabkan 13 rumah warga mengalami retakan tanah yang cukup serius sehingga tidak lagi aman untuk dihuni. Para pemilik rumah terpaksa mengungsi ke rumah kerabat karena kondisi tanah masih bergerak dan berpotensi membahayakan keselamatan.
Selain itu, terdapat 10 rumah lain yang hingga kini masih ditempati oleh pemiliknya. Namun demikian, setiap kali hujan turun, para penghuni memilih untuk mengungsi sementara demi menghindari risiko yang lebih besar.
Ketua MWC NU Kecamatan Krucil, Ustaz H. Dahri, menyampaikan harapannya agar ada perhatian lanjutan dari berbagai pihak, khususnya terkait kebutuhan hunian warga terdampak longsor.
“Masyarakat sangat berharap adanya bantuan rumah, meskipun sederhana, agar mereka bisa kembali tinggal dengan aman dan tenang,” ungkapnya.
Melalui sinergi LAZISNU dan BAZNAS ini, diharapkan bantuan yang disalurkan tidak hanya meringankan beban kebutuhan sehari-hari warga, tetapi juga menjadi penguat solidaritas sosial serta mendorong hadirnya solusi jangka panjang bagi para korban bencana longsor di Desa Sumberduren.


