Kraksaan – Konferensi Cabang IV PC GP Ansor Kraksaan selesai digelar di Pondok Pesantren Kanzus Sholawat, Sabtu (13/12/2025) sore.

Kegiatan berlangsung di Kelurahan Kandangjati Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

Sidang pemilihan ketua diikuti dua kader, yakni Syamsuddin Gulu dan Abd Rahman. Keduanya menyerahkan berkas pendaftaran kepada pimpinan sidang Pleno.

Hasil verifikasi menyatakan Syamsuddin Gulu tidak dapat melanjutkan ke tahap pemilihan. Penyebabnya adalah tidak terpenuhinya syarat minimal tiga rekomendasi PAC.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Gambar nukraksaan

Satu rekomendasi dari PAC Pakuniran dinyatakan tidak sah karena juga diberikan kepada calon lain.

Dalam tata tertib pemilihan, PAC tidak diperbolehkan memberikan rekomendasi kepada lebih dari satu calon.

Mengacu pada ketentuan tersebut, pimpinan sidang menetapkan Abd Rahman sebagai satu-satunya calon yang memenuhi syarat.

Dengan hanya satu calon, ia otomatis ditetapkan sebagai Ketua PC GP Ansor Kraksaan.

Usai ditetapkan, Abd Rahman menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kader Ansor.

“Alhamdulillah, saya berterima kasih sahabat-sahabat yang telah mempercayai saya menakhodai PC GP Ansor Kraksaan,” ujarnya.

Ia mengakui amanah tersebut bukan perkara ringan. “Tentunya amanah ini sangat berat, beban dan khidmat kita terhadap Ansor juga sangat berat,” katanya.

Meski demikian, Rahman optimistis dengan semangat kebersamaan. “Dengan semangat kebersamaan, insya Allah kita bisa mengembalikan apa yang dicita-citakan kader Ansor Kraksaan,” ucapnya.

Ia menegaskan pentingnya menjaga marwah organisasi. “Ansor itu harus hidup. Eksistensi Ansor harus dirasakan di mana-mana,” tegas Rahman.

Ke depan, ia ingin GP Ansor Kraksaan aktif dalam kegiatan yang berdaya dan berdampak. Ia juga menekankan penguatan ideologis ke-NU-an Ahlussunnah Wal Jamaah.

“Dalam konteks ke-NU-an, kita akan terus membumikan tradisi-tradisi ke-NU-an,” katanya. Hal tersebut dinilai penting untuk memperkuat jati diri kader.

Terkait dinamika dan gesekan dalam konferensi, Abd Rahman menegaskan komitmen merangkul semua pihak.

“Semuanya akan kita rangkul untuk sinergi dan kebersamaan membangun Ansor,” ujarnya.

Ia pun menutup dengan ajakan kerja kolektif. “Kalau mengurus Ansor sendiri itu berat, tapi kalau bersama-sama insya Allah lebih mudah,” pungkasnya.