Badan Kemaritiman Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (BK PCNU) Kraksaan bersama seluruh anggota pengurusnya terlibat aktif membantu pencarian korban tenggelam. Bermula derasnya hujan tidak kunjung berhenti beberapa hari ini,  4 warga Sidodadi Paiton bermain dipinggiran sungai, 2 warga melarikan diri terselamatkan dari arus air sungai, sedangkan 2 warga lainnya tenggelam di Sungai, BK PCNU Kraksaan bersama Anggota BPBD Kab. Probolinggo, TNI Angkatan Laut dan warga setempat bergotong rotong menyusuri sungai Randu Merak sejak dini hari sampai ke tengah laut luas sisi utara pantura bagian timur, satu korban keadaan meninggal dapat dievakuasi, korban lain sampai detik ini belum ditemukan oleh Tim Gabungan.

Langkah ini menjadi bagian dari gerakan solidaritas NU yang dikomandoi BKNU Kraksaan bagi korban dan keluarganya. “Tidak ada alasan bagi jamiyah Nahdlatul Ulama’ (NU), dalam keadaan apapun, untuk tidak tetap hadir dalam khidmah berkontribusi dalam upaya penanggulangan dampak dari bencana-bencana yang terjadi tersebut terlebih kejadian tenggelamnya warga Sidodadi Paiton,” ujar Ketua Badan Kemaritiman PCNU Sarji di TKP Paiton, Rabu, 25 Feberuari 2026. Ia bersama anggotanya telah siap 24 jam turun aksi dan bergerak cepat bersama tim lainnya.

“Hadirnya NU dalam peristiwa-peristiwa seperti ini bukan semata soal kepentingan orang per orang, tetapi kepentingan bersama, kepentingan jamiyah NU, dan kepentingan segenap Parga probolinggo,” kata Non Hafidz selaku Ketua PCNU Kraksaan disampaikan kepada wartawan NU Kraksaan. Ia menyampaikan perlunya kerjasama, bersinergi bersama pemerintah, stek holder instansi semua elemen masyarakat dalam pelayanan warganya terutama penanggulangan bencana wabilkhusus menangani perncarian korban tenggelam, selain istighasah kita juga perlu aksi nyata, NU hadir untuk melayani korban tenggelam ini. Ungkapnya. Semoga dipermudah dalam pencarian warga tenggelam. Amin.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Gambar nukraksaan