Paiton, nukraksaan.or.id – Kabar menggembirakan datang bagi para guru ngaji di Kabupaten Probolinggo. Bupati Probolinggo, dr. Muhammad Haris atau yang akrab disapa Gus Haris, menyampaikan komitmennya untuk menaikkan tunjangan guru ngaji hingga dua kali lipat.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri acara halal bihalal yang digelar oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kraksaan di Pondok Pesantren Mambaul Ulum Sukodadi Paiton, Rabu (8/4/2026) pagi. Dalam kesempatan tersebut, Gus Haris hadir didampingi oleh Wakil Bupati Probolinggo, Fahmi AHZ atau yang akrab disapa Lora Fahmi.

Dalam sambutannya, Gus Haris menegaskan bahwa pemerintah daerah menyambut baik aspirasi yang disampaikan oleh para guru ngaji melalui struktur Nahdlatul Ulama di tingkat kecamatan.

Aspirasi tersebut sebelumnya disampaikan oleh Ketua PCNU Kraksaan, Gus Hafidzul Hakim Noer. Ia menuturkan bahwa dalam rangkaian silaturahim ke 14 MWCNU, banyak pengurus di tingkat kecamatan menyampaikan harapan dari para guru ngaji agar tunjangan mereka dapat ditingkatkan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Gambar nukraksaan

“Dari hasil silaturahim ke MWCNU, banyak aspirasi dari para guru ngaji di daerah yang berharap ada kenaikan tunjangan,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Gus Haris menyatakan kesiapannya untuk merealisasikan kenaikan tunjangan tersebut. Bahkan, ia menyebut kenaikan yang direncanakan tidak tanggung-tanggung.

“Insyaallah ke depan kita naikkan, minimal dua kali lipat,” ujar Gus Haris di hadapan para pengurus dan tamu undangan.

Namun demikian, ia juga menekankan pentingnya pembenahan sistem pendataan agar kebijakan tersebut dapat berjalan secara tepat sasaran. Untuk itu, ia meminta PCNU Kraksaan turut berperan aktif dalam memperbaiki database guru ngaji di Kabupaten Probolinggo.

“Sistem kita perbaiki, database kita perbaiki bersama Nahdlatul Ulama agar tepat sasaran,” tegasnya.

Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan guru ngaji, tetapi juga memperkuat peran mereka dalam pendidikan keagamaan di tengah masyarakat. Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan Nahdlatul Ulama, program peningkatan kesejahteraan ini diyakini dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.